Monday, December 12, 2016

Ke Kota Kembang (part 1)

    Soooo, hari hari pasca UTS (atau PTS, whatever, it has same meaning) datang juga. Dimana anak anak Mansa ini akhirnya bisa refreshing liburan ke Bandung, Jawa Barat. Setelah berbagai macam polemik dan wacana wacana yang beredar di kalangan guru guru dan siswa, tapi hasilnya nggak mengecewakan kok. Bakalan asyik di Bandung, of course.

Friday, September 30th
    Kita berangkat dari sekolah sekitar ba'da ashar hari Jum'at, 30 September 2016. Aku se-bis sama partnerku, Dinda, anak kelasku lain yang partneran ada Jeje sama Damar, terus ketemu sama Rylis partneran sama Hasna. Nah, buat apa partneran itu? Buat bikin laporan, AHAHAHAAHAAHAHAAH, it was never just a vacation, I swear. You know what? Aku bis 1 dan Ozi bis 5 wtf? Dan setelah sekian packing dan segalamacamhalyangakujugadadakanpackingnyaakugabawabanyakmakanankarenaakutautementemenkupastibawabanyakmakannan, so....prinsip ekonomi #miskin bareng. Dijadwalkan menggunakan kaos kelas masing-masing (mine is ELCION (ELeven soCIal ONe)), rada sedih juga gitu sih ngeliat anak anak TRISOC pake kaos kelas nya masing-masing. If this wasn't because of the fxcing rolling-class, we will be as one class an it will be an amazing vacation no matter how tired we are. But nvm, karena kita (trisoc) sendiri punya kaos dan akan dipake pada hari terakhir, AHAHAH (okay I'm getting crazy now, let's get to the point). Destinasi pertama kita adalah makan malam dan sholat maghrib-isya, tapi aku lupa apa nama restorannya. Dan selama perjalanan ke Bandung, aku bangun di Brebes-kedinginan-dan mataku sayu sayu gitu tapi enggak bisa tidur. Aku akhirnya nulis puisi aja di notes sekaligus schedule yang dibagiin sejak awal keberangkatan tadi. Dan jam menunjukkan pukul 2 malam, syahdu.

Saturday, October 1st
    Destinasi pertama adalah
pemandian Ciater, idk it feels like kamu berada di dalam freezer soalnya dingin bangetdah, setelah aku cek ternyata 15 derajat celcius, ohsyit. Udah nggak mood mau cipak cipak air di air panas karena aku sendiri pake sepatu, akhirnya aku, dinda dan beberapa orang dijalan yang benar naik dan nunggu giliran mandi, habis itu sholat subuh. Matahari mulai menunjukkan kemegahannya, kita (aku sama Dinda) otw ke bis dan udah mau sampe pintu keluar, "Dif, jaketku ketinggalan....." dan jalan yang kita tempuh tadi itu nanjak, dan sekarang kamu suruh kita turun lagi terus nanjak lagi? I'm starving, Dind, and it's cold, how could you....."sh-, balik lagi ke tempat tadi, Din?" Dan dia langsung aja nyeret aku. Tapi aku nggak se-menyesal itu juga sih, di jalan ketemu sama 3 biji manusia Konco Dolan (n; a group of cool boys from Trisoc, the members are: Muhaimin, Anis Ghozi, Afrizal, Iqbal Zaki, Yudha Bayu and Ahmad Faiz), Yudha, Cahyo dan.....Ozi:3 sambil nyemil aku minta makanannya Yudha. Selanjutnya kita sarapan di restoran yang cukup keren viewnya, disana kenyang.
Yee dah pada cebur aja
Uhuhuuuy kita sebis (dan sekamar) tjuiy

Pagi-pagi ketemu 3/6 konco dolan

One question, ni yg nanem sapa yang rawat siapa
kok bisa jadi memenuhi satu bukit begini awalnya gimana


Best breakfast view

tercintah

tercintah (2)

    Sepanjang mata memandang menuju destinasi studi pertama kita (which was Museum Geologi) yang ada cuma kebun teh, pegunungan yang masih berkabut, pokoknya indah, Tuhan itu indah, Tuhan menciptakan karya lukisnya dalam cakrawala begitu indah, mashallah, bener bener deh.
    Museum Geologi was fun, mungkin karena akunya aja yang suka Geografi atau memang sarananya bener bener menarik buat pembelajaran. Disana, ada awal mula terbentuknya bumi, hewan-hewan purba, awal terbentuknya tata surya, fraksinasi minyak bumi, ada artefak artefak juga, and it has geological stones such as emeralds, quartz, aquamarine, dan lain lain yang rasanya pingin aku curi buat hiasan di kamar. It looks surreal, bener bener indah. Selesai dari museum geologi, aku dan Dinda beli es dawet, worth it


Quartz

Itu emerald

Yang ini pingin aku jadiin liontin gitu



Tersyahdu

    The next destination was.....MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA(": I'm crying, betapa aku pingin banget dari dulu kesini. Entah apa yang bikin aku tertarik kesini, tapi yang jelas it was a dream come true. Aku jerit begitu liat "Gedung Merdeka" along with a view of stones that graved the names of nations who was joined this conferention. Dan betapa aku sangat antusias sewaktu di dalam museum. Dinda bertugas ambil foto, sedangkan aku nulis beberapa hal yang aku dapetin di ruang pameran. Kita mau bikin laporan soal museum ini. Ada penjelasan latar belakang, nama negara negara yang ikut, persiapan, hasil, sampai pasca KAA. Ada juga surat kabar dan beberapa properti asli yang digunakan saat sidang berlangsung. Dan di ruangan selanjutnya, adalah ruang sidang.........dimana kursi-kursi, meja, bendera, dan segala macam hal yang ada di dalamnya masih asli. So I was quiet happy when I find out I sat on this chair, wondering who sat here back then. Dan satu lagi goalsku adalah.....foto, sendiri, di depan ruang sidang, mpcgmt (mbuh piye carane, ga mau tau). Alhamdulilah kesampean dan aku gamau tau itu foto bener bener jadi inspirasiku untuk kelak menempuh pendidikan di HI, untuk bisa mewakili Indonesia di kancah internasional, aamiin.

Literally crying

Diorama

Ruang sidang


Represent Indonesia

    Rada nyesel actually kita nggak sekalian sholat dzuhur di masjid agung dan malah ke Cibaduyut buat wisata belanja. I wasn't that interested karena ya biasa aja, bukan toko oleh oleh bangetsih, malah kayak toko grosiran, bunda mungkin kegirangan kalo dibawa kemari. Sekitar 3 jam kita habisin di Cibaduyut buat makan, beli beli dan sholat. Destinasi selanjutnya Angklung Mang Udjo.
    I was sceptical karena suasana hatiku lagi nggak enak waktu itu, dan hujan di luar, jadi kalo disini boring maka malam ini sia sia aja penutupannya. Tapi sambutannya cukup keren, karena kita dikasih kalung bentuk angklung mini dengan ukiran "Udjo" as identity. You know what? ended up kita semua was mind blown dengan semua sajian yang ditampilkan disini. The opening was wayang golek, and guess whooo......Cepot! Yeyyaah. Dan tentunya mungkin 70% lebih diantara 236 anak ini nggak tau artinya (including me, well, aku tau dikit dikit karena bunda sendiri orang Jawa Barat). Next peformance was tari-tarian dari anak anak, tari topeng, lalu kita main angklung beneran, lalu anak anak kecil main angklung, lalu closingnya dengan ikutan maen maen dansa dansa dengan anak anak di panggung. Aku liat Ozi ikutan dan malah kayak ngedugem, oh why, babe?-_- overall, malam spektakular untuk hari yang cukup melelahkan ini. Endingnya seru kok, pake banget. Diakhiri dengan sebatang Cadbury Dairy Milk dari seseorang terkasih, sebagai tanda maaf. Aku sendiri gatau doi kapan beliknya-_-

Cepot in action


Duh akang akang kasep

mbak mbak MC that most of all boys talking about

komuk capek tapi bahagia

Lucuaah, jadi pengen satu (eh)


mindblowing ending

    Syahdu sekali malam minggu ini bener bener deh. Suasana bis juga udh mulai meredup ngomongin mbak mbak MC nya mang Udjo tadi. Di luar ada takbiran menyambut Tahun Baru Islam (satu suro), jalannya menuju Lembang juga macet banget. Tapi justru itu yang bikin syahdu, bener bener justru itu. Andai aku bisa berbagi suasana ini sama kamu.
    Straight to Lembang, to our hotel. Speaking of hotel, seketika jadi inget pengalaman waktu di LPMP. Plus aku sekamar sama anak anak trisoc (aku, Dinda, Rylis, Hasna) dan kita dapet kamar paling pojok dengan koridor gelap dan malam ini ada film Paranormal Activity 2. Perfect. Setelah serangkaian unpack dan mandi mandi, aku segera packing juga biar cepet besok dan ambil posisi tidur. Rylis, Hasna dan anak anak trisoc lain pada cari hiburan di luar, tapi aku sama Dinda udah kelewat mager dan akhirnya bobok aja di kamar. Dan begitulah....malam pertama kita di Bandung.

Doa untuk Indonesia

    Yak sebenernya aku mau post ini sekitar seminggu setelah 17 Agustus, tapi ya....deadline and more, membuatku beneran nggak sempat buat bersantai dan bener bener pake otak kananku.
    71 tahun Indonesia merdeka. Aku agak tergerak dengan suatu post dari timeline di Line, kalo nggak salah judulnya "Surat Untuk Indonesia di tahun 2045" post itu bener bener bikin aku merenungi apa tujuanku belajar selama ini dan apa kontribusiku untuk negeri ini.
    Ketika kamu belajar sejarah, sejarah Indonesia terutama, kamu bisa lihat kemaharajaan Indonesia pada masa Hindu Buddha dulu. Kerajaan-kerajaan Indonesia seperti Sriwijaya, Singasari, Mataram, wilayahnya sampai kemana aja? Indonesia menjadi bandar transito perdagangan internasional yang membawa dampak akulturasi kebudayaan hingga masuknya Islam dan terbentuklah kerajaan Islam. Sampai kepada datangnya orang orang kulit putih yang pada awalnya ingin berdagang karena Konstatinopel jatuh ke Turki Usmani, dan mereka mencari mutiara dari Timur yaitu rempah-rempah Indonesia yang berada di Maluku. Sampai Portugis, Spanyol, Inggris, VOC, pemerintahan Hindia Belanda mencoba merebut dan mengeksploitasi Indonesia, Indonedia angkat keris, angkat parang, angkat bambu dan tombak untuk melawan mereka semua. Dan sampai akhirnya Jepang datang dengan propaganda 3A nya, namun Indonesia tidak terpengaruh akan hal itu, kemerdekaan on progress. Sampai akhirnya tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia, negara terkaya di dunia menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Pribumi Indonesia memang ditakdirkan memiliki keberanian membara dan nonkooperatif terhadap apapun bentuk penjajahan fisik maupun batin.
    Bagaimana dengan sekarang? Bagaimana cucu kita nanti akan mengenang kemaharajaan Indonesia pada 50 sampai 100 tahun yang akan datang? Atau masihkah Indonesia terlihat dalam peta dunia, ataukah tenggelam sebagai Negara Kesatuan Republik Investor yang tidak ada lagi unsur budaya yang dulu diagung-agungkan, hanya ada kemodern-an yang mengikis jati diri Indonesia sebenarnya dan sumber daya sumber daya alam dan manusia serta kekayaan hayati dan non hayati Indonesia yang eksotis nan melimpah dari Sabang sampai Merauke, dari dasar laut sampai puncak gunung. Apakah cerita Kerajaan Sriwijaya hanya akan menjadi dongeng sebelum tidur yang akan dibacakan oleh robot canggih kepada anak anak globalisasi masa depan? Masih akan adakah bangunan bangunan kraton, benteng dan candi sebagai saksi bisu peradaban megah Indonesia zaman dahulu kala? Masihkah mereka akan berbahasa Indonesia dan mengembangkan bahasa daerahnya masing masing? Masihkah mereka mengenal kesenian wayang dan gamelan, kesenian barong dan tarian tarian adat menyambut tamu atau syukur atas panen yang melimpah. Bukan tahayul, namun itulah budaya.
    Semuanya ada di tangan kita, pemuda-pemudi Indonesia. Kemana akan kamu bawa Indonesia pada satu abadnya? Masih akan adakah pemukiman kumuh dan anak anak dibawah umur yang bekerja demi keluarganya? Masih akan adakah ketimpangan sosial yang menimbulkan kecemburuan sosial yang berdampak pada kesatuan negeri ini? Masih akan adakah masalah masalah intern pemerintahan yang selalu hangat dibicarakan masyarakat karena kontroversinya? Masih akan adakah remaja putus sekolah?
    Semua jawaban ada di dalam diri kita masing, masing.

Wednesday, July 27, 2016

Why public speaking is important?

      You can be smart, super smart, genius, have a lot of opinion and arguments in your head.
      But if your audience or the person you are talking to can't understand what are you saying.
      It's like a case for old Nokia phone.
      It's damn useless.

      That's what my mid-school teacher said to me when I first joined anti-drugs campaign. It's about 3 years ago, when I was practicing my public speaking. I was a very shy girl, actually (you wont believe it anyway, so). For example, when I was first joining student orientation days back in the mid-school, I was very quiet because my elementary school that was in same mid-school as I was, they were on different classes, so basically, I was a stranger. I didn't start to talk with someone, until somebody starts talking to me. That's why I actually a very shy girl (or maybe just anti-social, you decide). Okay, back in the case, that anti-drugs campaign has 3 qualifications. First one was like exam, there are sheets with questions about drugs and HIV so I need to learn it first. Second qualification was public speaking to the judges, that was only indoor, and the judges was just 7 people. Last qualification, was public speaking in front of judges too, BUT OUTDOOR, AND WATCHED BY MANY PEOPLE! That was horrible by just imagining it (back then), I was about to give up, but my teacher didn't give up on me. He said, I have this inner public speaking skills, and I need to keep practicing. He said, I have a good charisma and confident that can persuade people. It's even scarier to imagine I can be an SPG (Sales Promotion Girl), because of my skill, but naudzubillah anyway. But, short story, I won the 5th place, over more than 100 students that joined the qualifications, included 4 of my partners. Since that day, I realize that public speaking is soooooo important.
      I was the second vice of student organization (OSIS) in my mid-school, leading a meeting it's a basic thing but to really......tell your opinion or arguments in front of many people, isn't that easy. Okay, over talk about my mid-school story, now in my high school. I was joining English debate competition few months ago, and that.......was where your opposite could kill your confident even your self-esteem in just a minute by their arguments. I've been practicing debate for about 3 weeks (to prepare the competition), and the last week was very intensive practice. And when I got into the battle zone........dang, my confident decreased by 99%, and the 1% was just my selfish-self. Regardless to the situation about confident, I need to get into the motion. I need to know what is really happening out there, and how I respond to it, as if I was a government or as if I was the society (affirmative team). I need to know the plus and minus of the situation that happening based on the motion, so, I can't just arranged it, it must based on the real event. The other thing, because it was an ENGLISH debate competition, my English needs to be good and fluent when I express my arguments. Actually I can just use daily language, but I need to be......scientific, to show that I am a genius, lol, kidding. I mean, that was a formal event, so, it's better to use standard language or even scientific language.
      So, here's why public speaking is so important, especially for those are you that in high school, or just graduated.

      First, it's increasing your confident. It's automatic, you need confident to speak in front of people. In this case of confident, not only the brave to show yourself in front of people, but also control your emotion. If you're nervous or even shaking, you could lose all the things in your head for just a blink. That's why, you need to be calm, even if you feel scared of what people think about you when you are telling your thought, or you scared of what people think about how you look, how you dress (because that happened to me, that still happens anyway, til this second), you need to take a deep breathe and relax. This is the real kind of confident, it's to control yourself, and to place yourself in right situation.
      Second, it forces you to think fast and critically. Except if you're performing written speech, you can look at your notes anytime, but when you're performing debate or unwritten speech, it forces you to think "what are your next words?" , "what are you going to say?" , "are your words or thought is relevant?" and how you respond to your opposite? do you get the meaning of what your opposite is telling? That's so important. Sometimes you have a lot of things in your head but can't make it into words (well, me), then you need to look for the solution. You are a dynamic people in this very fast era, you need to act fast and think critically.
      Third, it makes you feel comfortable in socialize. After you get your confident, you know how to place yourself in some kind of situation, then you can always bring yourself in new place without feeling weird. You can make friends, you can be an easy-going person, you can be friendly. Some people are just too shy or too nerd to socialize, or maybe there are few people that just.......really not into 'socializing', but no, I know as human being, we can be individual and social, but of course sometimes you need help from other people for some kind of business. You can be judged as selfish if you're not socializing, so that's why (I studied science-social ((IIS (Ilmu-ilmu sosial)), so I know those kind of thing).
      Maybe if you just read my article, you wont believe it. You need to prove it by yourself. You know? I get the idea of writing this title is from some people in my new class. So the story is, I'm on 11th grade now, and the class was being reshuffled by some kind of irrational-rational reasons. Even the science-social classes has been signing a disagreement contract and gave it to the principal, but still, our voice are minority. In my new class, there are some kind people that really shy, really loud, really bossy, and really normal, I am the normal one (no kidding). So, I had this little research about it, and it made me wanted to write this one, no judge. My point is, at my age (16 and over) if there are people who didn't have that much confident as I write above, they NEED to look for the solution. Because it's just......simply important, for your life. I really don't know what words could describe how important it is, daamn.
      So people, embrace yourself. Don't worry about what people think about you, if you have enough confident, and you know how to deal with it, you kill it! Be yourself, being hated for your truly self is better than being loved for the person you are not. So stay true, stay real, don't be fake, but be mature.
      Peace out!

Saturday, July 23, 2016

craving for food (recommendations for cheap yet tasty places to eat in Yogyakarta)

     EHAI!
     Udah lama banget ya aku nggak ngepost. Iya, aku berbulan-bulan ini lagi fokus acara MOS-nya tonti, (eh udah nggak ada nama MOS lagi deng ya wkwk) atau sebut aja PBB (Pelatihan Baris Berbaris). Dan aku jadi sie acara lagi (lagi), nampaknya antara kutukan sama anugrah ya lebih ke kutukan si
     Oya, sebelumnya, aku mau ngucapin taqoballahu minna wa minkum, selamat Hari Raya Idul Fitri buat kalian semua yang merayakan. Semoga dompet setebel pupur artis.
     Aku mau ngepost tentang beberapa tempat makan yang aku dan Ozi kunjungi selama bulan Ramadhan sebagai pelarian kita setelah latihan tonti (ini beneran). Ada satu tempat yang bikin kita ketagihan bener bener karena emang Japanese girl food kesukaannya dia, dan aku juga sih--hehe-- dan harganya murah, tempatnya juga enak, free wifi, tapi sayangnya jauh banget dari rumah kita berdua, kalo dari sekolah mah lumayan.
     Oke! cek satu-satu yah, siapa tau bisa jadi rekomendasi tempat nongki asyik kalian, dengan tidak merogoh kocek terlalu banyak. Berikut ada top 3 rekomendasi tempat makan favorit kita.

 1. MBOK MORO
     Mbok Moro adalah tempat makan dengan menu ayam geprek. Ada 7 menu ayam geprek yang disajikan disini, dengan bumbu khas yang enak enak banget, Ayamnya empuk, pedesnya juga juara banget. Untuk yang original pedes kalian bisa milih mau berapa cabe, bisa sampe 10 kok, sesuai selera. Harganya juga berkisar antara Rp.10.000 - Rp.15.000, ada juga semacam desert-nya, kayak es krim dan tahu atau perkedel, bisa pesen. Untuk minumnya ada es teh, es jeruk, cola, milo dan air putih. Kalo di deket sekolahku (C. Simanjuntak) untuk pemesanan es teh bisa refill sepuasnya, enak kan?

Untuk menunya ada disini
Banyak hiasan dinding tulisan-tulisan yang lucu dan kadang bikin
ketawa kecil, seriusan, zoom aja
Saus Tiram Tamantirto: Rp. 14.000
Saus Gemezz (sumpah tulisannya gitu)
Rp. 14.000
Original cabe 3 Rp. 11.000
Other informations:
 - Bisa nambah teh sepuasnya
 - Tempatny cozy, asik banget buat foto juga keren
 - Banyak ornamen lucu yang bisa bikin senyum senyum sendiri
 - Playlist musiknya bagus, kadang malah radio PramborsFM
 - Kalo pas jum'atan tutup
 - Ada toilet plus mushola
 - Buka dari jam 8am sampai jam 11pm
 - ADA ES KRIM!
 - Bisa delivery (0857-8483-8000)

OUTLETS (click and it will navigate to maps):

 2. ANIAYYA
     Wooow, enggak se serem namanya kok. Aniayya itu semacam pusatnya pecinta keju. Disini menu spesialnya adalah semua yang berbau keju. Ada indomie keju, sosis keju, dan bahkan kamu bisa pesen minum dengan topping keju. Menu utamanya adalah roti bakar dengan isi banyak banget menunya, mulai dari yang basic kayak coklat, keju, kacang, susu, sampai yang hits kayak marshmallow dan toblerone chocolate dan white chocolate, sampai yang bakal ngenyangin banget yaitu roti bakar isi ayam krispi. Pokoknya menunya banyak banget, enak banget dan murah. Minumnya juga macem macem kok, ada jus, red velvet, green tea, teh tarik, pokoknya macem macem.

Jadi waktu itu kita habis sekitar 50.000 lebihan, dapet voucher deh!
Tempatnya cukup luas kok, ada sekitar 30 table yang muat 4 orang
di sebelahnya ada kolam renang Umbang Tirto jadi kalo makan siang bisa
sambil ngeliat pemandangan
aer maksudnya
Roti bakar marshmallow: Rp. 11.000
Roti bakar ayam krispi: Rp. 20.000
Roti bakar nutella single: Rp. 12.000
kalo yang double Rp. 14.000
Red velvet: Rp. 14.000
Red velvet (detail) yang satu topping ice cream
yang satunya topping keju
Greentea topping ice cream/keju: Rp. 16.000
Teh tarik: Rp. 7.500
Free takjil:v

Other informations:
 - Free wifi
 - Cozy place to eat with friends
 - Banyak diskonan dan promo menarik
 - Menunya banyak, beneran deh, macem-macem, ajak temen kalian sebanyak mungkin biar bisa ngerasain satu-satu
 - Playlist lagunya juga anak muda banget
 - Ada wifi, juga ada stopkontaknya, jadi nggak perlu takut kehabisan baterai sob!
 - Buka dari jam 5pm sampai 12am, jadi enak dong nongki malem-malem
 - Untuk lokasi cuma ada di Kridosono, tepatnya di sebelah Hardcore Gym, atau di deket Umbang Tirto, gampang pokoknya nyarinya

 3. SUSHI STORY
     Ini dia, tempat makan enak banget, murah banget dan pokoknya top banget. Ada banyak menu sushi, takoyaki, dan makanan jepang lainnya yang enak enak dengan harga beneran murah. Dijamin dah, Rp.100.000 udah kenyang banget banget. Aku taunya sushi story pertama kali karena emang sering beli sushi nya di supermarket tiap kali belanja bulanan sama bunda, ya sushi isi 6 masa cuman 15.000 kan murah banget tjoi. Ternyata ada restorannya, ya ampun surga beneran. Cuman ya itu tadi, lokasinya jauh dari rumahku dan rumahnya Ozi (apalagi rumahnya Ozi, beuh). Tempat duduknya juga variatif, ada yang outdoor, indoor, lesehan, bartender, pokoknya unik. Waiter dan waitress nya juga berpakaian kimono unyu unyu gitu deh. Untuk menu minumannya sendiri juga banyak, ada ocha, ada greentea, ada smoothies lainnya, juga ada Saparela. Tapi waktu itu kita suka yang tradisional sih, jadi kita minumnya ocha terus.
One price sushi, menu sushi murah meriah dan enak banget.
Cocok buat akhir bulan tjoi
Masa sushi ini 3-4 cuman 5.000an?
Ini sushi dengan porsi yang lebih banyak
murah tetep lah, rasa nggak usah ditanya
jelas enaknya
Ini takoyaki, macem-macem isinya. Ozi paling suka yang gurita
Ada yang pedes juga untuk lidah lidah baja
Ini salad ya, bukan Naruto
Takoyaki Eu Keju Rp. 16.000
Takoyaki Originaru Rp. 13.000
Takoyaki Sakana Rp. 16.000
Takoyaki Chizuyaki Rp. 9.000
One price sushi Toriyaki Maki Rp. 5.000
One price sushi Kawai Maguroo Maki Rp. 5.000
Tori Katsu Ramen Rp. 22.000
Other informations:
 - Free wifi
 - Pilihan tempat duduk bervariasi
 - Murah sumpah
 - Menu variatif, bener bener bakalan bawa kamu ke Jepang

Outlets (click and it will navigate to maps):

     Jadi, mana yang bakal kalian kunjungi pertama? Mau makan yang Bantul banget di Mbok Moro, atau keblinger keju di Aniayya, atau mau ke Jepang lewat Sushi Story?

Saturday, May 28, 2016

Ketemu masa lalu

     Bukan...... ini bukan post galau yah, maap
     Kecewa yah?
     AAAAAAAAA:v

    Jadi ceritanya hari Minggu tanggal 15 Mei lalu, anak-anak kelas X IIS pada liburan ke Sangiran, museum purba Sangiran, asyiquedah. Kelasku semuanya ikut, kecuali Rylis sih:( Aku, Areta, Dinda beda bus, aku sama Dinda, Areta di bus satunya. Gabut pisan selama di bis, soalnya lagunya dangdung masa, wtaf?-_- Perjalanan selama kurang-lebih 3 jam, bis satunya udah dateng duluan. First impressionku museum ini biasa biasa aja, maksudnya, dari luar wasn't as 'wow' as I'm thinking tapi entah ya dalemnya. Waktu itu rame banget, ada mahasiswa entah dari mana, kayaknya itu sekampus deh-_- abis rame banget anyinghz. Di depan museum kamu langsung disambut sama patung kepala dan patung besar manusia purba. Plus ada monyet-monyet gitu di deket beringin, of course di kandangin, mungkin maksudnya me-recall kenangan manusia pada masa dulu itu semacam monyet (teori Darwin), um, nice touch. Kita foto-foto bentar di deket beringin terus masuk deh ke display pertama. Ada teori-teori tentang kuturunan dari para ahli, terus ada evolusi manusia dari masa ke masa, ada gading-gading gajah semacam mammoth, terus hewan-hewan lainnya. Di ruangan selanjutnya ada diorama kehidupan Pithecanthropus erectus. But I swear to God, ini bener-bener rame di dalem, bahkan buat dengerin apa yang dikatakan sama bapak guide-nya aja susah, fotoin dioramanya. But thank God, I have tall boyfriend:v jadi aku minta tolong dia fotoin ..........dirinya di masa praaksara dulu, lul. Next ada semacam kembaran saya, badak. Di situ juga ada alat-alat yang digunakan manusia pada zaman dulu, ada flakes, kapak genggam, blade, kapak perimbas, dan lain-lain.
     Di ruang display kedua, kita nonton bentar teori terbentuknya tata surya, teori Big Bang. Yang sangat menarik perhatianku adalah kaca yang memperlihatkan evolusi manusia dari yang sangat pertama, sampai kita saat ini. Tebak apa yang pertama? Tarsier, atau lemur, lemur jo, DULU KITA LEMUR, at least itu teorinya Darwin, but this is freaking me out. Ruangan selanjutnya adalah daerah persebaran Homo erectus, dan ya, ada patungnya pak Eugene Dubois plus dengan Homo erectusnya. Next ada tulang, KITA BISA MEGANG TULANG AYEY, megang fosil cuy, ahahah, deso banget yah, ahahahahah, ahahahahahhbodo, yang penting bisa megang fossil. Di ruangan selanjutnya ada replika homo homo lain, ada replika cara para arkeolog menggali fosil-fosil tersebut, juga ada fosil......beneran......fossil beberapa jenis manusia, ada manusia song baholo, song keplek, dan lain sebagainya. Selanjutnya kita makan siang, dan dibawa ke kek semacam sawah buat menunjukkan lapisan tanah disini. emang bener,lapisan tanahnya beda sama di rumah, lengket. Plus, kamu bisa nemu banyak banget kerang di tanah, it's called kjokkenmoddinger.
     habis itu kita sholat, dan head back to Yogyakarta. Selama di perjalanan aku cuman tidur, pake bantal tanagnnya Ozi dari belakang, ahahahh, sampe pegel dianya. Aku sama Ozi enggak langsung pulang setelah kita sampe sekolah, kita makan doloooow, AHAHHAHA syedaph. Mayan kan abis capek seharian makan malem sama si doi, nasi goreng lagi, lengkap.

And now.....the pictures!

Worth to capture such moment!
Bu Masayu, guru sejarah minat

Tegak......nyata

This is what freaks me out

Waktu megang fosil ini rasanya pingin nyanyi lagunya Ellie Goulding gitu

#QOTD

MInta jadi fosil si bocah

Ada yang lagi ngomong sm dirinya sendiri semasa praaksara

Iyoigan

Blur tetep ciamik kok

"kembang desa"

Ngapain pak?

sama bapak tersayang

Anak anak bahagia, maafin yang belakang itu harusnya ngga ikut


people who read my blog

search here?

Amaranggana Ratih Mradipta. Powered by Blogger.